Kita semua sudah tahu bahwa Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik alami bagi si Kecil dan sangat dianjurkan memberikan asi eksklusif selama 6 bulan agar memberikan banyak manfaat bagi bayi untuk tumbuh kembang yang optimal. Namun tak jarang Ibu khawatir akan ketersediaan asi saat menyusui dan apakah jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan si Kecil.
Beberapa tips yang dapat Ibu lakukan untuk dapat meningkatkan produksi ASI.
1. Produksi asi memerlukan cairan dalam tubuh. Jadi ibu harus penuhi kebutuhan cairan tubuh. Minumlah 10-12 gelas air putih sehari atau segelas setiap kali Ibu menyusui, agar tubuh tidak kekurangan cairan dan produksi asi cukup.
2. Semakin banyak dan sering Ibu menyusui, maka produksi asi semakin bertambah. Jadi, berikanlah asi eksklusif sebanyak dan sesering mungkin, karena produksi asi secara alami disesuaikan dengan volume asi yang diberikan si Kecil.
3. Istirahat cukup. Jika Ibu capek, maka tubuh tidak memiliki cukup energi untuk memproduksi asi. Alangkah lebih baiknya jika istirahat malam cukup.
4. Rileks dan nikmati peran sebagai ‘ibu’, hindari stres karena dapat mengurangi produksi asi.
5. Mengkonsumsi makanan yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI, antara lain:
~ Daun katuk: Daun katuk dengan kandungan laktagagumnya (zat yang dapat meningkatkan dan melancarkan produksi asi) telah dipakai secara turun temurun untuk membantu meningkatkan produksi asi. Peneliti telah menunjukkan produksi ASI dapat meningkat hingga 50-70% pada Ibu yang mengonsumsi ekstrak daun katuk pada hari ke 2-3 setelah melahirkan selama 15 hari dibandingkan Ibu yang tidak mengonsumsi ekstrak daun katuk.
~ Bayam hijau/merah: kaya avitamin A, C, E dan K, B6, zat besi protein dan lain-lain. Berfungsi untuk membangun sistem kekebalan tubuh bayi agar kuat. Saat menyusui kebutuhan vitamin B6 anda 1x lebih tinggi dibanding wanita yang tidak menyusui atau hamil. Jadi, konsumsi bayam lebih banyak dari biasanya akan menambah kandungan vitamin B6 dalam asi. Pilih bayam yang berwarna pekat hijau atau merah. Kepekatan warna, salah satu ciri kandungan karotein yang lebih banyak bermanfaat untuk melawan radikal bebas.
~ Bunga Pepaya: kaya akan vitamin A dan C, kalsium dan fosfor. Baik unuk mempercepat pencernaan protein karena adanya enzim papain yang tidak hanya terrdapat di bagian bunga, tapi juga di bagian buah dan daunnya. Enzim ini berguna untuk memecah protein yang anda makan, apalagi saat menyusui dibutuhkan protein sekitar 2x lipat dibandingkan kebutuhan normal. Bunga pepaya juga bisa merangsang nafsu makan.
~ Daun kemangi: mengandung vitamin K, menyebabkan efek rileks dan memperbaiki gerakan usus Ibu, sehingga meningkatkan nafsu makan dan kesehatan.
~ Sayuran dan labu hijau: labu hijau seperti buah kundur dapat meningkatkan produksi ASI, juga mudah dicerna. Sayuran hijau seperti kacang panjang, daun bit dan asparagus merupakan sumber mineral dan fitoestrogen yang dapat meningkatkan produksi ASI.
~ Sayuran berwarna merah: wortel, ubi jalar dan bit mengandung beta karoten yang tinggi yang bermanfaat untuk nutrisi dalam ASI. Buah bit dan ubi mengandung zat besi yang tinggi yang dapat membantu mencegah anemia.
~ Kacang-kacangan: almond dan kacang mete dapat membantu melancarkan produksi ASI
~ Bawang putih: dapat dikonsumsi bersama sayuran lain dan daging dapat membantu meningkatkan produksi ASI